ada apa dengan dunia ini

Foto saya
Kau terlahir dari belukar penuh duri, Penuh dengan kotor ...dekil...dan berdebu, Namun namamu selalu dikenang... Dan menjadi lambang keabadian, Bagi para pendaki...bagi para petualang kehidupan... Bagi para pengabdi ...bagi para pencari jatidiri, Menggali kedalaman sebuah makna... Dipuncak gunung...diujung sebuah kebanggaan... Dilereng bukit yang curam...terjal berliku terselimut kabut... Dan panas menyengat oleh telaga kawah gunung berapi... Kau dicari untuk sebagai pembuktian diri... Kau selalu dikenang dalam penuh kebanggaan... Kelopakmu tak pernah pudar...selalu tegar... Meski hujan badai menerjang...kau tetap anggun... Pesona kekokohanmu...sebuah lambang ketegaran... Bagi para petualang sejati...yang tetap tegar dalam segala situasi...

Sabtu, 12 Februari 2011


Balada Pengamen Bocah
Bandung,2005

Diperempatan jalan lampu setopan
Bocah kecil bernyanyi dan menari
Tak peduli panas...tak peduli hujan....
Terus berdendang demi sedikit rejeki...

Baru terhenti jika sang surya pergi mendekati sarangnya....
Berganti dengan bulan ytang menerangi malam hari....
Bocah pengamen kecil...kumal...dekil tertidur...
Beralas koran atau kardus usang diemperan toko...

Hari demi hari dijalani begitu kelu dan lusuh....
Berangkat dari kepedihan...berguru pada jalanan...
Hanyalah demi khayalan jadi pemicu tuk tetap tegar...
Berjuang menepis kepedihan tuk meraih harapan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar